Selasa, 20 Oktober 2015

Belajar Dari Lingkungan Anak Belajar


1.  Jika anak banyak dicela, ia akan terbiasa menyalahkan.
2  .Jika anak banyak dimusuhi, ia akan terbiasa menantang.
3.  Jika anak dihantaui ketakutan ia akan terbiasa cemas.
4.  Jika anak dikasihani, ia akan terbiasa meratapi nasibnya.
5.  Jika anak dikelilingi oloh-oloh, ia akan terbiasa menjadi pemalu.
6.  Jika anak dikitari rasa iri, ia akan terbiasa merasa bersalah.
7.  Jika anak serba dimengerti, ia akan terbiasa bersabar.
8.  Jika anak diberi dorongan, ia akan terbiasa percaya diri
9.  Jika anak banyak dipuji, ia akan terbiasa menghargai.
10.Jika anak diterima oleh lingkungan, ia akan terbiasa menyayangi.
11.Jika anak tidak banyak dipersalahkan, ia akan senang menjadi dirinya sendiri.
12.Jika anak mendapat pengakuan dari kanan-kiri, ia akan terbiasa menetapkan arah langkahnya.
13.Jika anak diperlakukan dengan jujur, ia akan terbiasa melihat kebenaran.
14.Jika anak ditimang tidak berat sebelah, ia akan terbiasa melihat keadilan.
15.Jika anak mengenyam rasa aman, ia terbiasa  mengandalkan  diri dan mempercayai orang lain
16. Jika anak dikerumuni keramahan, ia akan terbiasa berpendirian.

Minggu, 26 Februari 2012

http://www.indowebster.com/skl_un_smp_2012terbaru.html
ringkasan materi per indikator

Rabu, 08 Februari 2012

JEJERING MUDHO PIGUNO

* Ibarat thethukulan … crobon
Sak umpomo suket, alang-alang utowo ganggang
Wis mesthi gawe rugi,
Wis mesthi ora disenengi,
Malah dadi kembang lambe.

* Tanpo guno ………
Urip subur, dasar isih timur,
Gathok mengok waton “gaul”,
Mendem arak keporo ajak-ajak,
Sempoyongan koyo thuyul kalungan gendul.

* Tanpo guno ……..
Ngrusak awak, nyikso nyowo,
Sopo weruh wis mesthi tambah,
Kuwi anak’e sopo …..
Agung anom nyidam neroko.

*Milaur sing piguno ……
Ganggang dadio jati, yen ora gelem tak sepatani.
Urip pisan ono gunan’e, pumpung durung bali marang asal’e
Jejering mudho kembanging bongso
Laku utomo mesthi piguno …….

*Milaur sing piguno …….
Katimbang dadi erat, ……..
Katimbang dadi cacating masyarakat !!!
Becik dadi tulodho mbangun deso,
Sinuyudan ing konco,”adeging mudho piguno”.
(Kaanggit dening Sumediyanto)

Senin, 06 Februari 2012

TUJUH NIALAI DASAR ESQ

Tujuh nilai dasar ESQ adalah:
1. Jujur
2. Tanggung jawab
3. Visioner
4. Disiplin
5. Kerjasama
6. Adil
7. Peduli

Minggu, 05 Februari 2012

Filosofi Pendidikan Ki Hajar Dewantoro

Filosofi Ki Hajar Dewantoro dalam pendidikan adalah Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani.
Ing Ngarso Sung Tulodo berarti di depan memberi teladan. Asas ini sesuai dengan prinsip modeling yang dikemukanan oleh Sarason (1972) atau Bandura (1977). Sarason dan Bandura sama-sama menekankan pentingnya modeling atau keteladanan yang merupakan cara paling ampuh dalam mengubah perilaku inovasi seseorang.
Ing Madyo Mangun Karso berarti ditengah menciptakan peluang untuk berprakarsa. Asas ini memperkuat peran dan fungsi guru sebagai mitra setara (di tengah), serta sebagai fasilitator (menciptakan peluang). Asas ini menekankan pentingnya produktivitas dalam pembelajaran. Dengan menerapan asas ini para guru perlu mendorong keinginan berkarya dalam diri peserta didik sehingga mampu membuat suatu karya. Asas ini sesuai dengan prinsip yang menekankan produktivitas pembelajaran dalam mencapai hasil belajar.
Tut Wuri Handayani artinya dari belakang memberikan dorongan dan arahan. Hal ini mempunyai makna yang kuat tentang peran dan fungsi guru. Para guru berperan sebagai pendoropng atau motivator. Mereka juga perlu berperan sebagai pengarah atau pembimbing yang tidak membiarkan peserta didik melakukan hal yang kurang sesuai dengan tujuan pendidikan. Dengan demikian guru, para guru perlu menjadi fasilitator agar dorongan dan bimbingan dapat terwujud dalam perilaku peserta didik. Peran guru sebagai mitra juga tersirat dalam asas Tut Wuri Handayani. Fungsi pembimbing dan pendorong tidak menempatkan para guru pada hirarki teratas dalam pembelajaran. Guru mempunyai fungsi setara atau sejajar sebagai mitra, tetapi berfungsi dan berperan sebagai pembing dan pendorong. (By Slamet Riyadi)

KIAT SUKSES MENGHADAPI UJIAN NASIONAL TAHUN 2012

KIAT SUKSES MENGHADAPI UJIAN NASIONAL TAHUN 2012
1. Persiapan Diri
a.Persiapan fisik
Usahakan istirahat secara teratur dan tidur jangan terlalu malam.
b.Persiapan mental ialah persiapan yang berkaitan dengan sikap mental, psikis, dan
emosi. Upayakan agar situasi pribadi terutama sikap emosional tetap stabil
menjaga suasana hati/emosi, perbanyaklah melakukan ibadah.
2. Persiapan teknis
a. Persiapan yang berkaitan dengan penyediaan perlengkapan yang akan digunakan
dalam ujian nanti, misalnya pena, mistar penghapus, pensil, dan peraut pensil
b. Sebelum ujian, yakinkan bahwa pensil 2B yang digunakan adalah benar-benar
asli.
c. Sebelum ujian berlangsung Anda harus mengecek lokasi ujian dan tempat duduk.
3. Persiapan Materi Uji
a. Hendaknya dilakukan sejak dini (jauh-jauh hari sebelum ujian).
b. Menurut penelitian beberapa ahli, belajar borongan itu tidak baik dan
hasilnya hanya membawa kesia-siaan.
c. Disarankan H-1 sebelum ujian Anda tidak diperkenankan lagi memporsir diri
untuk belajar
d. Perbanyak latihan menjawab soal dengan teman, jika berkelompok pesertanya
tidak lebih dari 3 orang.
4. Pada Saat Ujian
Pastikan Sepuluh Hal Penting:
1. Pastikan bahwa Anda tidak lupa membawa kartu peserta ujian.
2. Pastikan bahwa Anda tidak terlambat datang ke lokasi ujian.
3. Pastikan bahwa Anda tidak lupa membawa perlengkapan ujian, seperti pena,
pensil 2B, mistar, penghapus, atau papan alas.
4. Pastikan bahwa Anda tidak melanggar tata tertib ujian. Anda bisa dikeluarkan
dari ruang ujian jika melanggar.
5. Pastikan bahwa semua identitas Anda ditulis dengan benar dan lengkap di lembar
jawaban/(Lembar Jawaban Komputer = LJK)
6. Kerjakan soal dengan tenang.
7. Pusatkan pikiran Anda untuk selalu berkonsentrasi menjawab soal-soal.
8. Awali semua pekerjaan dengan berdoa kepada Allah SWT.
9. Dahulukan menyelesaikan soal yang dianggap mudah, kemudian baru Anda
berusaha untuk menyelesaikan soal yang sulit atau yang tadi merasa
ragu-ragu untuk menjawabnya.
10. 15 menit sebelum waktu ujian berakhir sebaiknya Anda sudah selesai
menyelesaikan ujian, agar anda memiliki waktu untuk mengoreksi ulang mengenai
identitas (nama dan nomor ujian), soal dan jawaban anda.